Diduga Intervensi Proyek Rehab Pustu Kalatiri, Pelaksana Mengeluh Sikap Kepala Desa dan Konsultan

John
Rabu, 02 September 2026
Last Updated 2026-09-03T04:07:30Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
Diduga Intervensi Proyek Rehab Pustu Kalatiri, Pelaksana Mengeluh Sikap Kepala Desa dan Konsultan

Luwu Timur, WartaPost – Pelaksanaan proyek rehabilitasi Puskesmas Pembantu (Pustu) Kalatiri di Kecamatan Burau, Kabupaten Luwu Timur, diwarnai keluhan dari pihak pelaksana lapangan. Pelaksana proyek mengungkap adanya dugaan intervensi teknis yang membingungkan dari oknum Kepala Desa Kalatiri hingga sikap konsultan pengawas di lapangan.


Berdasarkan penyampaian pihak pelaksana menceritakan bahwa sejak awal pekerjaan, tukang di lapangan kerap mendapat teguran dan arahan yang tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) dari Kepala Desa.


Dari hasil komfrmasi pelaksana membeberkan beberapa bentuk tekanan dan permintaan perubahan spesifikasi pekerjaan di luar ketentuan kontrak


Pengalihan Anggaran WC ke Tehel Kepala Desa diduga meminta agar pengerjaan/pembongkaran WC ditiadakan dan anggarannya dialihkan untuk pemasangan tegel lantai. 


Pihak pelaksana menolak karena pembuatan septic tank dan WC merupakan satu paket pekerjaan teknis yang tidak bisa dihilangkan begitu saja tanpa merusak struktur lain.


Permintaan Kanopi Tambahan Pihak desa juga meminta pembuatan kanopi tambahan untuk tempat berteduh warga saat kegiatan Posyandu, yang sebenarnya di luar item kesepakatan awal.


Pembatasan Akses Air Kerja Staf desa setempat sempat melarang tukang mengambil air di area kantor desa dengan alasan takut dimarahi Kepala Desa. Akibatnya, para pekerja terpaksa mengambil air irigasi di pinggir sawah untuk kebutuhan adonan semen dan material.


Pelaksana proyek juga menyayangkan sikap konsultan pengawas dan PPK yang turun ke lokasi pasca-merebaknya pemberitaan. Bukannya memberikan perlindungan teknis sesuai aturan kontrak, konsultan justru diduga ikut mengutak-atik RAB untuk mengomodasi keinginan pihak desa.


"Konsultan malah mencari-cari sisa anggaran di RAB dan bilang ada kelebihan sekitar Rp11 juta di bagian WC yang bisa dialihkan ke tegel. Padahal kalau anggaran ditarik, bagaimana nasib keuntungan dan operasional kami? Masa risiko teknis dan selisihnya ditanggung kontraktor," keluh pihak pelaksana dalam rekaman tersebut.


Atas kondisi ini, pihak pelaksana berharap Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu Timur turun tangan secara objektif agar pengerjaan rehabilitasi Pustu Kalatiri dapat berjalan sesuai RAB resmi tanpa ada intervensi non-teknis dari pihak manapun.

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl